RSS

Dosa-Dosa yang tidak diampuni di Malam Al-Qadar

07 Sep

Malam Al-Qadar dan Pengampunan Dosa
Rasulullah saw bersabda: “Barangsiapa yang menghidupkan malam Al-Qadar dengan ibadah dan mengharap ampunan, ia diampuni dosa-dosanya yang lalu.” (Al-Wasail 10: 358)

Imam Musa Al-Kazhim (sa) berkata: “Barangsiapa yang mandi sunnah di malam Al-Qadar dan menghidupkannya hingga terbit fajar, ia akan keluar dari dosa-dosanya.” (Al-Wasail 10: 358)

Imam Muhammad Al-Baqir (sa) berkata: “Barangsiapa yang menghidupkan malam Al-Qadar, ia akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak bintang di langit, seberat gunung dan seluas samudra.”
(Al-Mustadrak 7: 457)

Tanda-Tanda orang yang celaka
Imam Ali bin Abi Thalib (sa) berkata bahwa Rasulullah saw bersabda: “Ada empat tanda orang yang celaka: kedua matanya keras (tak mampu menangis), rakus dalam mencari dunia, dan mengulang-ulang
dosa.” (Mustadrak Al-Wasail 11: 366)

Dosa yang tidak diampuni di Malam Al-Qadar
Rasulullah saw bersabda: “Sesungguhnya Allah membebaskan beribu-ribu manusia dari neraka setiap hari saat berbuka puasa di bulan Ramadhan. Khusus pada malam Jum’at dan hari Jum’at Allah swt membebaskan beribu-ribu manusia dari neraka setiap jam, yang semestinya mereka itu disiksa. Khusus pada hari terakhir bulan Ramadhan Allah swt membebaskan sejumlah manusia yang dibebaskan sejak awal bulan hingga hari yang terakhir. Khusus pada malam Al-Qadar Allah Azza wa Jalla memerintahkan malaikat Jibril untuk turun ke bumi bersama para malaikat pencatat amal…Pada malam ini mereka mengucapkan salam kepada setiap manusia yang menghidupkan malam itu dengan ibadah, shalat dan zikir. Para malaikat berjabatan tangan dengan mereka, dan mengaminkan doa mereka hingga terbit fajar. Ketika terbit fajar Jibril memanggil para malaikat: Wahai para malaikat, mari kita pergi. Para malaikat berkata: Wahai Jibril, apa yang telah diperbuat oleh Allah swt untuk hajat-hajat kaum mukminin dari ummat Muhammad saw. Jibril menjawab: “Sungguh Allah swt telah memperhatikan mereka malam ini, memaafkan kesalahan mereka dan mengampuni dosa-dosa mereka kecuali empat orang.” Lalu Rasulullah saw bersabda kepada para sahabatnya: “Peminum khomer, orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, orang yang memutuskan silaturrahim, dan orang yang dengki. Ketika malam Idul Fitri tiba, yakni malam jawaiz, malam Allah swt menganugerahkan pahala kepada orang-orang yang beramal baik tanpa perhitungan.” (Al-Mustadrak 7: 429)

Rasulullah saw bersabda: “Allah swt memerintahkan kepada malaikat agar berseru setiap hari di bulan Ramadhan: “Berbahagialah wahai hamba-hamba-Ku, kalian telah diampuni dosa-dosa kalian yang lalu, dan Aku akan memberi pertolongan kepada sebagian kalian karena sebagian yang lain di malam Al-Qadar kecuali orang yang berbuka karena mabuk atau dengki kepada saudaranya sesama muslim.” (Al-Mustadrak 7: 475)

Wassalam
Syamsuri Rifai

Amalan dan Doa2 Ramadhan secara detail:
http://islampraktis.wordpress.com
Macam2 shalat sunnah, doa-doa pilihan, dan artikel2 Islami, klik di sini:
http://syamsuri149.wordpress.com
http://shalatdoa.blogspot.com
Tafsir tematik, keutamaan surat2 dan ayat2 Al-Qur’an:
http://tafsirtematis.wordpress.com
Audio shalawat tarhim, doa dan musik2 ruhani (mp3), dilengkapi tek narasi:
http://syamsuri149.multiply.com
Milis amacam2 shalat sunnah, amalan2 praktis dan doa-doa pilihan, klik di sini:
http://groups.google.com/group/keluarga-bahagia
http://groups.yahoo.com/group/Shalat-Doa

About these ads
 
15 Comments

Posted by on September 7, 2008 in Malam Al-Qadar

 

15 responses to “Dosa-Dosa yang tidak diampuni di Malam Al-Qadar

  1. nina

    October 21, 2008 at 1:30 pm

    pak saya mau tanya,saya telah melakukan zina dengan pacar saya,tapi saya menyesal saya ga mau lagi melakukan nya sebelum menikah.apakah allah akan mengampuni dosa saya? saya bingung…apakah saya harus menikah dengan pacar saya itu .tolong dibalas ya pak.kalo boleh minta no hp nya?

    no hpnya biar saya bisa tukar pendapat

    Like

     
  2. Syamsuri Rifai

    October 22, 2008 at 3:09 am

    Assalamu’alaikum wr.wb
    sebesar apapun dosa hambaNya jika ia bertekad kuat utk bertaubat dan tidak mengulang kembali. Dia Maha Pengampun dan Menerima taubat. Dan tidak ada sekecil apun dosa yg diulang2 ia akan menjadi besar, dan Allah murka padanya. Insya Allah mengampuni dosa hamba-Nya sedang benar2 menyesal dan tak akan mengulang kembali.

    Soal akan melanjutkan pernikahan Anda yg tahu. tapi sebaiknya istikharah dg sungguh2, smg Allah memberi solusi yg terbaik. No Hp saya ada di blog saya yang lain di bagian kolom kanan, yaitu di:
    http://syamsuri149.wordpress.com

    Like

     
  3. yadi

    December 3, 2008 at 4:24 am

    Assalamu’alaikum wr.wb
    Kepada yth.pa syamsuri
    Saya adalah seorang Pria umur 36 thn.saya mempunyai masalah berat yang selalu menjadi fikiran saya,ceritanya begini sekitar 4-5 tahun yang lalu ada kejadian tertangkapnya maling sepeda motor dikampung saya ketika itu saya coba bergabung dengan kerumunan masa dan saya sempat menanyakan kepada sipelaku tentang sepeda motor itu “dimana barangnya ayo tunjukan?’ bgeitu kira2 yang saya tanyakan tetapi sipelaku tidak menjawab mungkin karena takut pada masa.beberapa saat kemudian maling tersebut mengamuk dan lepas dari pegangan orang sekitar.pada saat itu saya reflek mau menangkap kembali tapi tangan saya memukul tapi saya tidak tau pukulan tersebut mengenai siapa karena banyak orang katanya sih mengenai tangan orang lain.setelah lepas maling tersebut dikejar masa dan saya tidak ikut mengejarnya saya pulang kerumah,setela sekitar 30 menitan tiba2 mendengar bahwa maling tersebut telah meninggal dikeroyok masa.
    yang saya tanyakan
    1.apakah perbuatan saya itu trmasuk membunuh orang itu padahal tidak sedikitpun dalam hati saya ingin membunuhnya.?
    2.apakah masih ada ampunan bagi saya?
    3.Apa yang harus saya lakukan untuk menebus dosa-dosa saya?
    Tolong minta pencerahanya pa agar saya tidak dihantui rasa bersalah dan berdosa seperti saat ini,terimakasih
    Assalamu’alaikum wr.wb

    Like

     
  4. Syamsuri Rifai

    December 15, 2008 at 8:19 pm

    1. Membunuh yg dihukumi sebagai pembunuh itu jika disengaja.
    2. Tidak ada sebesar apapun yg tak diampuni, sekalipun musyrik, asal sblm meninggal benar2 bertaubat nashuha. Yaitu benar2 menyesal dan tidak mengulangi lagi dosa tersebut. Allah Maha Menerima taubat, Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

    Like

     
  5. Zaid

    February 4, 2009 at 12:37 am

    Sy sdh lama melakukan onani, smnjak baligh smpe saat ini, sy sudah tahu bhwa prbuatan itu dilaknat, tapi sy selalu mengikuti hawa nafsu. apakah ada harapan bagi saya untuk diampuni?

    Like

     
  6. Niken

    June 22, 2009 at 5:47 am

    Assalamualaikum wrwb
    Pak Ustadz, saya & suami sudah hampir 2 tahun menikah, tetapi belum dikaruniai keturunan Pak.
    Apakah ada doa-doa atau zikir yang harus kami lakukan agar Allah SWT mengarunia keturunan kepada kami? Terimakasih
    Jazakumullah khoiron katsiro

    Like

     
  7. jihan

    June 30, 2009 at 6:50 am

    pak saya mau tanya,apa orang – orang musrik it bila ia sudah menyadari akan kesalahanya dan bertaubat,maka taubatnya tidak diampuni?

    Like

     
  8. Syamsuri Rifai

    July 4, 2009 at 7:57 am

    Kl dg taubat nashuha bisa diampuni.

    Like

     
  9. bebek

    August 6, 2009 at 6:24 am

    bagi seorang istri, lebih taat kepada siapa antara kepada suami dan orangtuanya?
    masih wajibkah seorang suami memberi nafkah kepada istri yang jelas -jelas telah berbuat durhaka kepada suami dan mertua (ibu dari suami) padahal suami dan mertuanya selalu berusaha untuk menyayanginya?

    Like

     
  10. putra

    August 22, 2009 at 7:14 am

    apakah dosa berzina diampuni? bagaimana taubat yang harus dilakukan?

    Like

     
    • putra

      August 25, 2009 at 6:19 am

      Salam,

      tambahan pak, bagaimana jika yang berzina adalah laki-laki/perempuan yang masih punya pasangan? apakah ada kemungkinan diampuni dosanya?apa amalan taubat nashuha itu?

      terimakasih banyak atas jawabannya pak.

      Wassalam.

      Like

       
  11. jookut

    October 20, 2009 at 4:23 am

    subhanallah

    Like

     
  12. Adha19

    January 25, 2010 at 5:43 pm

    pak saya mau tanya,….
    gimana jiga terjadi perkwaninan beda agama,..

    apakah sholat dan ibadahnya masih di terima???
    dan bagaimana urusannya dengan Allah???

    Like

     
  13. alredo

    January 3, 2012 at 2:07 pm

    Assalamualaikum Wr.Wb.
    Pak, saya mau tanya. Membunuh orang itu kan dosa. Tetapi jika membunuh orang dengan maksud untuk melindungi diri itu termasuk dosa atau tidak. Tolong di jawab, sebelumnya terima kasih

    Like

     
  14. fajar

    November 5, 2012 at 10:12 am

    pak,saya mau Tanya apakah durhaka pada orangtua masih bisa diampuni?

    Like

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
ISLAM PRAKTIS

Pencerah Pikiran dan Penyinar Hati

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: