Shalat Seribu Rakaat

Shalat seribu rakaat, cara yang masyhur dikalangan Ahlul bait (sa) dan pengikutnya adalah cara yang disebutkan dalam riwayat dari Imam Muhammad Al-Jawad (sa). Yaitu:Sepuluh malam yang pertama: 20 rakaat setiap malam, 8 rakaat sesudah shalat Maghrib dan 12 rakaat sesudah shalat Isya’.

Sepuluh malam yang kedua: 20 rakaat setiap malam, 8 rakaat sesudah shalat Maghrib dan 12 rakaat sesudah shalat Isya’.

Sepuluh malam terakhir: 30 rakaat setiap malam, 8 rakaat sesudah shalat Maghrib dan 22 rakaat sesudah shalat Isya’.

Sehingga jumlah semuanya 700 rakaat. Kemudian yang 300 rakaat dilakukan pada malam-malam Al-Qadar, yaitu pada malam ke 19, 21 dan 23. Setiap malam 100 rakaat. Shalat seribu rakaat ini dilakukan setiap dua rakaat salam.
(Mafâtihul Jinân: bab 2, pasal 3)

Wassalam
Syamsuri Rifai
http://syamsuri149.wordpress.com
http://shalatdoa.blogspot.com
https://islampraktis.wordpress.com
http://tafsirtematis.wordpress.com
http://syamsuri149.multiply.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s